Seseorang itu berkembang tergantung dari diri mereka sendiri

Seminggu yang lalu, saat aku sedang duduk mengantri untuk menunggu pembayaran aku bertememu seorang ibu-ibu mungkin umurnya kurang lebih 54 tahun, percakapan dimulai ketika aku menyangkan apakah ibu sudah menunggu lama mengantri di sana. awal percakapan kami sebernya hanya basa-basi saja. aku memang cukup ramah ketika bertemu orang baru,hmm ini hanya penilain ku sendiri saja , kenapa aku bisa mengtakan demikian karna yah setiap aku bertemu orang baru aku selalu mengajak mereka untuk berbicang entah menanyakan asalnya dari mana? atau sekedar basa basi saja.
Oke kita balik ke topik pembahasan awal!
kurang lebih 2 menit berbicara pembicaraan kita berlanjut sampai akhirnya beliau menanyakan asal ku dari mana? dan kenapa aku bisa akhirnya di kota ini? sampai di sini ku jawab dengan bisa saja, kemudian beliau menanyakan kembali kenapa mau berkuliah di perguruan tinggi swasta di situ kenapa tidak di univ X. untungnya aku paham univ X ini dengan santai saja ku jawab soalnya akreditasnya masih di bawah univ yang saya kuliah sekarang ini bu,kenapa tidak di uni C saja di sana juga bagus banyak lulusan dari sana langsung dapat kerja. kata-kata langsung dapat kerja itu yang membuat ku sedikit tersentak saat beliau mengatakan langsung dapat kerja,aku ingin menyangkal sebenarnya tapi apalah, aku tak begitu bersemangat saat hari itu jadi ku balas dengan senyum saja setelah beliau mengatakan demikian.
Dari sini aku melihat kembali dan berfikir
apaakah kuliah itu sebenrnya? mencari ilmu atau cuma mencari gelar saja? atau semata-mata menjadi jembatan seseorang untuk mendapatkan pekerjaan?
apakah karna pemikiran seperti ini banyak orang yang terkadang tidak terlalu perduli dengan keadaan disekitar mereka?
Mahasiswa yang hanya datang kemudian pulang kerumah - lulus dengan IPK terbaik- dapat kerja? hanya itu kah?
terus begaimana dengan aku yang setiap hari harus menghabiskan waktu di kampus? terlibat dengan organisasi?dengan IPK yang ga tinggi-tinggi banget, tapi membuat aku bangga dengan kesibukan sedemikian padat aku masih bisa mendapatkan nilai akademik yang demikian.
Sebenarnya inti dari tulisan ini adalah langsung atau tidaknya seseorang itu dapat kerja tidaknya tergantung bagaimana seseorang itu berkembang dalam dirinya semasa mencari ilmu di perkuliahan bagaimana seseorang itu sudah berani atau tidaknya dalam memasuki kehidupan baru di dunia kerja, life skill apa yang ada dalam diri kita. toh rezeki itu sudah ada yang mengatur tapi bagaimana usaha kita untuk mendapatkannya.
Coba untuk diingat, mungkin aku memang tidak bisa meraih apa yang biasa mereka raih dalam hal itu, tapi mereka juga belum tentu bisa menjadi aku dalam hal lain.

Komentar